PADANG, KabaTerkini.com – Refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang digelar di Gedung Youth Center, Jumat (20/2/2026) sore.
Momentum tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus penegasan komitmen membangun Kota Padang melalui sembilan program unggulan yang dirangkum dalam semangat Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang.
Wali Kota Fadly Amran dalam pemaparannya kembali menegaskan arah pembangunan lima tahun ke depan.
“Menggerakkan segala potensi, kolaborasi yang nyaman, mewujudkan Kota Padang menjadi kota pintar (smart city), kota sehat yang dicontoh kementerian setiap tahun, berlandaskan agama dan budaya untuk mewujudkan kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Visi tersebut diwujudkan melalui sembilan Program Unggulan (Progul), mulai dari Padang Amanah yang menekankan pemerintahan bersih dan akuntabel, Padang Melayani dengan layanan BPJS dan pendidikan gratis, hingga Padang Rancak yang fokus pada infrastruktur, betonisasi jalan, drainase, dan revitalisasi kawasan terdampak banjir.
Di sektor ekonomi, program UMKM Naik Kelas dan Jelajah Padang mendorong penguatan koperasi serta penetapan branding baru Kota Padang sebagai kota gastronomi. Pemerintah kota juga mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 yang telah menyentuh 100 persen pada November, serta penerbitan 10.000 izin usaha sebagai bagian dari dorongan investasi.
Terkait pascabencana, Fadly menegaskan komitmen mempertahankan target pembangunan lima tahunan meski dihadapkan pada tantangan efisiensi dan kebutuhan rehabilitasi.
“Walaupun bencana, target-target tidak berubah. Kita sudah duduk dengan DPRD untuk tetap mempertahankan target pencapaian lima tahun ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menekankan kuatnya sinergi dalam kepemimpinan selama satu tahun terakhir.
“Apa yang Pak Wali sampaikan adalah bentuk kebersamaan di bawah kepemimpinan beliau. Sejak 100 hari pertama hingga kini, evaluasi rutin terus kita lakukan bersama DPRD dan tim percepatan,” katanya.
Refleksi ini tak hanya memaparkan keberhasilan, namun juga membuka ruang kritik dan masukan masyarakat. Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa capaian dan kekurangan di tahun pertama menjadi pijakan untuk mempercepat langkah menuju kejayaan kota di tahun-tahun berikutnya. (*/002)







