BUKITTINGGI, KabaTerkini.com — Gerakan subuh berjamaah bertajuk program Smart Surau juga teraksana di Bukittinggi.
Pemerintah Kota Bukittinggi baru saja meluncurkan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah Murid Didampingi Orang Tua yang merupakan bagian dari implementasi program unggulan Surau Gemilang.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis di Masjid Agung Tangah Sawah, Sabtu (28/02/26).
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran seluruh pihak dalam menyukseskan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah Murid Didampingi Orang Tua. Ia menilai gerakan ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda di Kota Bukittinggi.
Sedikit berbeda di Padang, Gerakan Subuh Berjamaah di Bukittinggi tidak hanya bagi siswa, namun turut kehadiran orang tua mendampingi.
“Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini menjadi upaya membangun karakter dan kedisiplinan anak sejak dini. Kehadiran orang tua mendampingi anak ke masjid atau mushala adalah investasi masa depan yang sangat berharga,” ujarnya.
Wawako menambahkan, gerakan ini juga sejalan dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, seperti membiasakan bangun pagi, beribadah, disiplin belajar serta menghormati orang tua.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah Murid Didampingi Orang Tua merupakan implementasi program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Surau Gemilang. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bukittinggi, dengan pelaksanaan di sekitar 172 masjid dan mushala yang tersebar di berbagai wilayah.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan berkelanjutan untuk membangun karakter generasi muda. Nilai pendidikan harus dipraktikkan di rumah dan diperkuat lingkungan. Anak-anak dibiasakan bangun lebih awal, beribadah, serta berinteraksi dengan orang tua dan masyarakat,” jelasnya.
Program ini bertujuan membentuk peserta didik yang religius dan berkarakter mulia, sekaligus memperkuat keterpaduan antara sekolah, keluarga dan masyarakat. Ke depan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di Kota Bukittinggi. (*/002)







