Siswa SD dan SLTP di Pasaman Barat Wajib Ikut Didikan Subuh Bersama

PASAMANBARAT, KabaTerkini.com – Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri kegiatan Didikan Subuh gabungan TPQ, TPSQ, MDA, dan MDTA sekaligus melaunching Didikan Subuh kolaborasi SD, MI, SMP, dan MTs se-Kecamatan Pasaman.

Kegiatan tersebut digelar di Masjid Nurul Iman, Kampung Cubadak, Kecamatan Pasaman, pada Minggu (25/5). Kehadiran Bupati bersama rombongan disambut hangat oleh para siswa, guru, serta jamaah yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Yulianto mengapresiasi semangat kolaborasi antarsekolah dari tingkat dasar hingga menengah di Kecamatan Pasaman. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini sebagai fondasi moral generasi muda.

Baca Juga  Bupati Hendrajoni Terima Mohammad Syafei Award 2025 atas Dedikasi Peduli Pendidikan

“Jika anak diberikan pengetahuan keagamaan yang baik, maka di masa depan mereka akan tumbuh menjadi generasi yang bermoral dan berakhlak mulia,” ucap Yulianto.

Bupati Yulianto menyebutkan bahwa kegiatan Didikan Subuh ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari visinya, yaitu “Terwujudnya Pasaman Barat Maju, Sejahtera yang Berkeadilan Berlandaskan Agama dan Budaya”, yang dituangkan dalam misi pertama, yakni “Meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta melestarikan adat dan budaya.”

Baca Juga  Minang Day di Masjid Istiqlal, Serasa Bulan Puasa di Kampuang

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antarlembaga pendidikan Islam serta membentuk karakter anak sejak usia dini.

“Didikan Subuh ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap pendidikan agama generasi muda. Melalui kolaborasi ini, kita berharap anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an,” jelasnya.