Terkini

Percaya Calo! Puluhan Warga Tertipu Lowongan Kerja Basko City Mall Padang

KABATerkini.com
×

Percaya Calo! Puluhan Warga Tertipu Lowongan Kerja Basko City Mall Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, KabaTerkini.com – Puluhan warga mendatangi sebuah rumah di kawasan Koto Parak, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (15/6) malam. Mereka mencari kejelasan atas dugaan penipuan rekrutmen tenaga kerja di Basko City Mall.

Rumah yang didatangi diketahui milik seorang wanita bernama Vivi, yang disebut-sebut menjanjikan pekerjaan kepada sejumlah warga di Basko City Mall Padang.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, peristiwa ini bermula pada Rabu (28/5) sekitar pukul 23.39 WIB. Seorang korban, Diana Arifin (19), warga setempat, mengaku dijanjikan pekerjaan sebagai Sales Promotion Girl (SPG) di Basko City Mall Padang oleh Vivi bersama tiga rekannya, yakni Azizah, Sintia, dan seseorang yang dikenal dengan nama Aciak.

Baca Juga  Antisipasi Bencana, Bupati Tanah Datar dan Limapuluh Kota Sepakat Bentuk Tim Ekspedisi Gunung Sago

“Awalnya kami dijanjikan pekerjaan dan diminta menyerahkan uang sebesar Rp600 ribu sebagai biaya administrasi. Namun setelah itu, tidak ada kabar lanjutan ataupun penempatan kerja,” kata Diana.

Tak hanya Diana, dua korban lainnya yakni Melani (18), pelajar asal Kelurahan Binuang Kampung Dalam, serta Fitri Amelia Rahman (23) dari Dadok Tunggul Hitam, mengaku mengalami hal serupa.

“Kami juga ditawarkan pekerjaan dan diminta menyerahkan uang jutaan rupiah. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan, dan saat kami mendatangi rumahnya, mereka sudah kabur,” ujar Fitri.

Merasa ditipu, para korban kemudian mengajak warga lainnya yang juga merasa tertipu untuk mendatangi rumah Vivi. Namun, saat tiba di lokasi, para terduga pelaku telah menghilang.

Baca Juga  Puisi-Puisi Romantis Karya Syofiarti Siska

Menanggapi laporan tersebut, Kanit 1 SPKT Polresta Padang, Ipda Wahyu Andika, bersama tim langsung turun ke lokasi guna meredam situasi dan mengumpulkan keterangan awal dari para korban.

“Kami sudah menerima laporan dari para korban dan melakukan penanganan awal. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Ipda Wahyu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau masyarakat lain yang merasa menjadi korban untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. (*/001)