Nagari

Ini 6 Bidang SPM Posyandu yang Sangat Vital Bagi Masyarakat Nagari

KABATerkini.com
×

Ini 6 Bidang SPM Posyandu yang Sangat Vital Bagi Masyarakat Nagari

Sebarkan artikel ini

PASAMANBARAT, KabaTerkini.com — Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu se-Nagari Koto Tuo dan se-Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, pada Selasa (22/7).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman para kader mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai bagian dari tim pembina Posyandu di tingkat nagari.

Dalam arahannya, Ny. Sifrowati menekankan bahwa Posyandu merupakan bagian penting dari lembaga kemasyarakatan nagari sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 serta Peraturan Bupati Pasaman Barat Nomor 20 Tahun 2019.

Baca Juga  Hasil Panen Sawah Pokok Murah di Nagari Salareh Aia Utara Agam Melimpah Hingga 8,1 Ton/Ha
Ketua TP PKK Pasaman Barat bersama Kader Posyandu Nagari Koto Tuo dan Nagari Parit.

“Lembaga kemasyarakatan nagari terdiri dari PKK, Posyandu, LPMN, dan Karang Taruna. Semuanya memiliki peran strategis dalam pembangunan masyarakat, termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di tingkat nagari,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Keenam bidang tersebut meliputi pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum linmas), perumahan rakyat, serta pekerjaan umum.

“Pelayanan Posyandu harus diarahkan untuk mendukung tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Ny. Sifrowati.

Baca Juga  Menilik Semangat Gotong Royong Warga Batipuah di Tradisi "Alek Kapalo Banda Pincuran Tujuh"

Ia menambahkan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak hanya dilihat dari aspek ekonomi, tetapi juga dari aspek sosial dan budaya. Sementara itu, mencerdaskan kehidupan bangsa berkaitan erat dengan peningkatan mutu pendidikan masyarakat.

Dengan pelatihan ini, Ny. Sifrowati berharap para kader Posyandu di Nagari Koto Tuo dan Nagari Parit dapat menjalankan peran mereka secara lebih optimal serta menjadi garda terdepan dalam pelayanan dasar masyarakat di wilayah masing-masing. (*/001)