Solok Selatan

Lebih Setengah Tahun Menunggu, Makanan Bergizi Gratis Akhirnya Sampai di Solok Selatan

KABATerkini.com
×

Lebih Setengah Tahun Menunggu, Makanan Bergizi Gratis Akhirnya Sampai di Solok Selatan

Sebarkan artikel ini

PADANG, KabaTerkini.com – Sebanyak 4.602 pelajar di Kabupaten Solok Selatan mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari, mulai pada Senin (25/08/25). Sebanyak 20 sekolah yang sudah mendapatkan distribusi dari program ini mulai dari TK, SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA.

Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi mengatakan distribusi makanan untuk MBG tersebut datang dari dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni di Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Sangir.

“Sudah mulai dari Senin pekan ini dan didistribusikan dari dua SPPG, di Pulakek Koto Baru di Kecamatan Sungai Pagu dan Bukit Patanahan Kecamatan Sangir,” kata Syamsurizaldi di kantornya, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga  Viral! Ternyata Pramugari Palsu Itu Cantik Sekali

Menu yang disediakan untuk MBG pun beragam dan dinilai telah memenuhi standar gizi sesuai dengan arahan dan pemantauan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) melalui stafnya yang ditempatkan langsung di tiap SPPG. Contohnya saja menu hari ini, para siswa diberikan lauk seperti telur, sayur, dan buah untuk pendamping nasi sebagai sumber karbohidrat, disamping juga diberikan susu.

Dalam waktu dekat akan ada dua SPPG lagi yang akan mulai beroperasi, di Kecamatan Sangir dan Kecamatan Sangir Jujuan. Sehingga akan lebih banyak lagi pelajar yang akan ikut merasakan program dari pemerintah pusat ini.

Baca Juga  Solok Selatan Buka Gerbang Pendakian Gunung Kerinci, Jarak Tempuh Singkat dan View Lebih Cantik

Dalam kesempatan ini Sekda juga menghimbau bagi masyarakat Solok Selatan, tak tertutup kepada para perantau untuk ikut menyukseskan program ini dengan mendaftarkan diri sebagai penyelenggara SPPG.

Sebab, untuk mencakup seluruh wilayah Solok Selatan dan menyasar seluruh pelajar, hingga balita dan ibu hamil diperkirakan akan membutuhkan 17 hingga 20 SPPG.

“Pembangunan SPPG ini kan dilakukan oleh pihak ketiga, diverifikasi langsung oleh BGN. Jadi kesiapan sarana, operasional semuanya dilakukan oleh BGN. Sedangkan pemerintah kabupaten memberikan data sasarannya saja. Jadi kami mengajak masyarakat yang berminat untuk ikut menyukseskan program ini,” tutupnya. (*/001)