BUKITTINGGI, KabaTerkini.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi melalui Bidang Kebudayaan menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum (BBM) 2025 dengan tema “Belajar Mengenal Koleksi Museum”.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 15–16 September 2025 di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta serta Museum Rumah Adat dan Baanjuang. Setelah itu, kunjungan berlanjut
ke Museum Istano Basa Pagaruyung Batusangkar, 17-18 September.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, dan doa, lalu dilanjutkan dengan sesi pembelajaran kuratorial koleksi museum yang dipandu oleh Noviyanti Awaludin, S.H., M.M., Pamong Budaya dari Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. Peserta juga mendapatkan pelatihan membuat video mini bersama Putrasio Berlianda, S.I.Kom., Pranata Humas RRI Bukittinggi, yang mengajarkan cara mengemas pengalaman belajar menjadi konten kreatif dan menarik.
Yang istimewa, peserta kegiatan BBM tahun ini merupakan sekolah-sekolah yang sebelumnya telah mengikuti lomba resensi tentang Bung Hatta.
Hal ini menjadi bentuk apresiasi bagi sekolah yang telah mengirimkan utusan dalam lomba tersebut, sekaligus kesinambungan kegiatan literasi dengan pembelajaran berbasis museum. Dengan begitu, pengalaman siswa tidak hanya berhenti pada aktivitas menulis resensi, tetapi berlanjut pada pemahaman langsung terhadap sejarah dan koleksi peninggalan sang proklamator di museum.
Selama dua hari, para peserta tidak hanya belajar di dalam museum, tetapi juga diajak berkunjung ke Museum Rumah Adat dan Baanjuang.
Agenda tersebut memberi kesempatan bagi siswa untuk memahami kekayaan budaya Minangkabau secara lebih dekat. Pihak panitia menekankan pentingnya menjaga kesopanan, kenyamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung, serta mendorong peserta untuk membagikan pengalaman melalui media sosial resmi museum.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi berharap para siswa semakin mengenal sosok Bung Hatta dan kekayaan budaya Minangkabau.
Lebih jauh lagi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang peduli sejarah, kreatif dalam berekspresi, dan berkarakter kuat dalam menjaga warisan bangsa. (*/003)






