Agam

Ini Penyebab Lahan Pertanian di Ampek Angkek Agam Terpaksa Alih Fungsi

KABATerkini.com
×

Ini Penyebab Lahan Pertanian di Ampek Angkek Agam Terpaksa Alih Fungsi

Sebarkan artikel ini

AGAM, KabaTerkini.com – Usai menghadiri panen raya jagung serentak kuartal III di Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek, Sabtu (27/09/25),

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt Tan Batuah bersama Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K, M.Si, dan Dandim 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso, S.I.P., meninjau langsung lahan pertanian di Nagari Biaro Gadang, kecamatan tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati Benni Warlis menyampaikan bahwa lahan pertanian di Ampek Angkek sebelumnya mengalami kekeringan selama tiga bulan akibat tidak tersedianya pasokan air irigasi.

Kondisi tersebut menyebabkan banyak sawah petani terlantar dan tidak bisa digarap.

Baca Juga  Mudah dan Cepat! Berikut Cara Cek Penerima Bantuan PIP 2025 Online Lewat HP

“Kemarin lahan kita ini mengalami kekeringan selama 3 bulan tidak ada air sehingga sawah-sawah kita ini terlantar. Untuk itu, pemerintah daerah akan memberikan bantuan cadangan pangan kepada seluruh petani kita,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, jaringan irigasi yang ada belum berfungsi maksimal akibat dampak erupsi yang menyebabkan aliran sirangkak tersumbat. Hal ini membuat pasokan air sulit diharapkan dalam waktu dekat.

Sebagai solusi, Pemkab Agam bersama Polri dan TNI akan mendorong alih fungsi sementara lahan pertanian padi menjadi lahan tanaman jagung dengan luas berkisar 500 hingga 800 hektare.

Baca Juga  Disambut Bupati Agam, 645 Prajurit Yonif 897/TP Singgalang Tiba di Lubuk Basung

“Obsinya kita bersama-sama dengan Polri dan TNI menjadikan area ini tanaman jagung. Saya juga meminta camat, wali nagari, serta seluruh stakeholder bersatu untuk meyakinkan petani agar mau mengganti padi dengan jagung,” tegasnya.

Bupati menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan bibit jagung untuk 1.300 hektare lahan serta bantuan tambahan bagi masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan lahan tidak terbengkalai dan bisa memberi manfaat ekonomi bagi petani.

“Jika petani mau, maka akan langsung kita eksekusi. Mudah-mudahan niat baik kita ini dilapangkan oleh Allah SWT, dan lahan ini tidak menjadi lahan yang sia-sia,” tutupnya. (*/001)