Sumbar

Gubernur Sumbar Bezuk Siswa Korban Keracunan MBG di Agam

KABATerkini.com
×

Gubernur Sumbar Bezuk Siswa Korban Keracunan MBG di Agam

Sebarkan artikel ini

AGAM, KabaTerkini.com – Gubernur Sumatera Barat menegaskan pentingnya koordinasi yang erat antara pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan Dinas Kesehatan dan pihak kecamatan.

Hal ini disampaikan usai beliau meninjau kondisi anak-anak yang dirawat di fasilitas kesehatan, pasca pelaksanaan Makan Bersama Gizi (MBG) di Kabupaten Agam, Kamis (2/10).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyampaikan rasa syukur karena sejumlah anak yang sempat dirawat di RSUD Lubuk Basung maupun Puskesmas sudah menunjukkan pemulihan yang baik. Bahkan, beberapa anak sudah diperbolehkan pulang.

Ia memberikan apresiasi kepada jajaran tenaga medis, direktur rumah sakit, dan kepala dinas kesehatan atas penanganan cepat dan tepat yang diberikan.

Baca Juga  Pawai Kebudayaan Meriahkan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Solok Selatan

“Program ini sangat baik untuk pemenuhan gizi masyarakat. Namun yang paling penting, koordinasi harus diperkuat sejak awal agar semua perizinan lengkap dan standar terpenuhi,” ujar Gubernur.

Beliau juga menekankan perlunya pengawasan intensif terhadap kelayakan SPPG di seluruh daerah, agar tujuan program dapat benar-benar tercapai dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Menanggapi hal itu, Bupati Agam Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur. Ia menegaskan bahwa Pemkab Agam sudah mengambil langkah cepat untuk memastikan seluruh perizinan dipenuhi oleh pihak penyelenggara.

“Kita sudah koordinasikan dengan pihak terkait dan sementara waktu dapur penyelenggara ditutup untuk memastikan kelengkapan izin. Jika ke depan ingin beroperasi kembali, tentu harus sesuai aturan yang berlaku. Semua ini demi melindungi masyarakat kita,” tegas Bupati.

Baca Juga  PLN Bantu Pembangunan Gedung Serba Guna Ponpes Buya Hamka Sebesar Rp500 Juta

Bupati menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung program SPPG agar berjalan optimal dan aman. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, ia yakin program pemenuhan gizi akan semakin bermanfaat bagi anak-anak dan generasi mendatang.

“Harapan kita, anak-anak yang sedang dirawat dapat segera pulih dan kembali bersekolah, sementara program pemenuhan gizi tetap berjalan dengan tata kelola yang baik,” pungkasnya. (*/001)