AGAM, KabaTerkini.com – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Perindagnaker) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan lahar dingin di wilayah setempat, pada Rabu (15/10/25).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Agam, Syatria, S.Sos,M.Si.
Total bantuan yang disalurkan senilai Rp122 juta tersebut berupa 9 unit mesin jahit putih lurus dan 9 unit mesin obras benang lima, yang diberikan kepada 9 keluarga penerima manfaat.
Penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pendataan Bappeda Kabupaten Agam berdasarkan usulan masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan dukungan untuk memulai kembali aktivitas ekonomi mereka.
Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Agam menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat produktivitas masyarakat, khususnya bagi para penerima yang memiliki keahlian menjahit.
“Bantuan ini bisa menjadi modal awal untuk memulai usaha jahit, sehingga membuka peluang usaha baru dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Agam berkomitmen terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat terdampak bencana, dengan bantuan yang disesuaikan berdasarkan data dan kebutuhan lapangan. Upaya ini merupakan bagian dari langkah pemulihan ekonomi pascabencana agar masyarakat dapat kembali sejahtera.
Bupati dan Wakil Bupati Agam juga menyampaikan harapan agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Setelah ini, pemerintah daerah akan menyalurkan beberapa bentuk bantuan lainnya sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi warga, dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor,” ungkapnya.
Melalui bantuan ini, Pemkab Agam berharap masyarakat terdampak bencana tidak hanya bangkit secara fisik, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi dan menjadi bagian dari penggerak usaha kecil di Kabupaten Agam. (*/001)






