Solok Selatan

Bentuk Pokja, Solok Selatan Canangkan “Satu Nagari, Satu PAUD Berkualitas”

KABATerkini.com
×

Bentuk Pokja, Solok Selatan Canangkan “Satu Nagari, Satu PAUD Berkualitas”

Sebarkan artikel ini

SOLOKSELATAN, KabaTerkini.com — Gerakan penguatan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Solok Selatan semakin digelorakan. Secara serentak, Ketua Bunda PAUD Kabupaten Solok Selatan, H. Erniati Khairunas, dan Wakil Bunda PAUD, H. Bet Yulian Efi, mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Nagari serta Kelompok Kerja (Pokja) PAUD di dua lokasi berbeda pada Kamis (16/10/25).

Ketua Bunda PAUD Kabupaten, H. Erniati Khairunas, memimpin langsung pengukuhan di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab dan pengabdian bersama dalam mewujudkan generasi Solok Selatan yang hebat, cerdas, dan berkarakter.

“Peran Bunda PAUD dan Pokja PAUD di setiap tingkatan adalah ujung tombak dalam memastikan anak-anak kita mendapatkan layanan pendidikan usia dini yang berkualitas,” ujar H. Erniati.

Baca Juga  Berakaian Adat Nusantara, 3.500 Murid TK Menari Serentak di Lapangan Imam Bonjol Padang

Ia menambahkan, gerakan “Satu Nagari, Satu PAUD Berkualitas” merupakan wujud komitmen daerah agar setiap anak usia dini memperoleh hak pendidikan sejak dini.

“Mari kita kuatkan komitmen menuju satu nagari satu PAUD berkualitas, agar tidak ada lagi anak usia dini di Solok Selatan yang belum mendapatkan layanan pendidikan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, H. Erniati juga menyoroti kondisi di Nagari Pinti Kayu, Kecamatan KPGD, yang hingga kini belum memiliki lembaga PAUD mandiri. Ia meminta agar pemerintah nagari dan pihak terkait segera merealisasikan pendirian PAUD di wilayah tersebut.

Baca Juga  Kepala SDN 07 Mudiak Lawe Solok Selatan Juara Peserta Dedikatif Terfavorit Tingkat Nasional di Jambore GTK Hebat 2024

“Khusus untuk Nagari Pinti Kayu, saya berharap agar keberadaan PAUD dapat segera diwujudkan. Anak-anak kita di sana juga berhak mendapatkan kesempatan belajar dan bermain dalam lingkungan yang mendidik sejak dini. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya. (*/002)