Pada tahun 2013, Beni baru masuk ke sekolahnya yang baru. Nama sekolahnya yaitu SMP 2 Bukittinggi. Beni sangat senang bersekolah di sekolah barunya, tetapi padaB suatu hari terjadi hujan yang sangat lebat. Mau tidak mau Beni harus pergi ke sekolah karena hari itu dia ulangan MTK.
Saat perjalanan ke sekolah, Beni menggunakan payung, tiba tiba muncul petir yang menyambarnya. Beni pingsan beberapa saat dan akhirnya dia sadar. Saat ia sadar ia merasa ada yang aneh pada dirinya. Ketika ia mau berlari tiba tiba ia berlari dengan sangat kencang, ternyata ia mendapatkan kekuatan yaitu kecepatan super.

Pada esok harinya ia menggunakan kekuatan itu untuk mengerjakan pekerjaan rumah, dengan cepat ia mencuci piring, mengelap meja makan, dan melipat baju. Ia sangat bahagia dengan kekuatannya.
Saat di sekolah ia diejek karena nilai ulangnnya buruk dan dilempari dengan kertas oleh temannya. Tetapi ia tetap sabar. Saat istirahat Beni membeli nasi goreng. Ketika mau makan temannya memberi tanah ke nasi gorengnya. Saat jam pembelajaran Beni mencium ada bau bensin yang sangat menyengat, tiba tiba kelas itu terbakar dan semua orang berteriak ketakutan.
Pada saat itu Beni langsung memeluk dua temannya keluar kelas menggunakan kekuatannya, lalu Beni masuk lagi untuk menyelamatkan teman temannya. Tetapi saat mau menyelamatkan teman temannya ia dihadang oleh api yang sangat besar dan semua orang berteriak “tolong kami”.
Lalu Beni mengeluarkan seluruh kekuatannya dan berhasil menembus api itu, dan juga berhasil menyelamatkan semua teman temannya. Beni merasa lelah tetapi ia bangga dengan dirinya. ***






