Terkini

Anggaran Daerah “Disunat” Pusat, Walikota Padang Tetap Lanjutkan Revitalisasi Pasar Raya

KABATerkini.com
×

Anggaran Daerah “Disunat” Pusat, Walikota Padang Tetap Lanjutkan Revitalisasi Pasar Raya

Sebarkan artikel ini

PADANG, KabaTerkini.com – Efisiensi anggaran tidak menyurutkan niat Wali Kota Padang Fadly Amran untuk terus bekerja dan berbuat bagi daerahnya. Bahkan wali kota bertekad agar program kerja dapat terus berjalan semestinya.

Rencana kerja yang akan direalisasikan pada tahun 2026 yakni revitalisasi di sejumlah titik. Seperti revitalisasi kawasan pinggir Pantai Padang serta revitalisasi Pasar Raya.

“Revitalisasi itu menjadi prioritas utama,” kata Fadly Amran, Minggu (2/11/2025).

Fadly Amran menyebut, efisiensi anggaran tidak menghalangi Pemko Padang untuk berbuat bagi masyarakat. Revitalisasi di dua kawasan strategis (pantai dan pasar raya) akan tetap dilanjutkan di tahun 2026 meski tengah efisiensi anggaran.

Baca Juga  Banjir Prestasi, PLN Group Boyong 22 Penghargaan CSR Awards 2024 Kementerian Desa PDTT

Wali Kota berencana, tiga kawasan akan saling terkoneksi. Nantinya, wisatawan akan dapat merasa nyaman saat melancong di tiga kawasan, yakni Pantai Padang, Kota Tua, serta Pasar Raya.

“Saya ingin nantinya mereka (wisatawan) berjalan dengan nyaman di ketiga titik itu,” harap Fadly Amran.

Revitalisasi Pasar Raya beserta pasar satelit lain memang sudah menjadi program prioritas Pemko Padang lima tahun ke depan. Pemko Padang telah menyiapkan detail engineering design (DED) serta alokasi anggaran untuk pembenahan pasar, termasuk peningkatan fasilitas penunjang.

Baca Juga  BTS Telekomunikasi Diresmikan, Kini Warga Nagari Sitanang Agam Bisa Gunakan "HP"

Revitalisasi pasar tidak hanya sebatas penataan fisik, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi seluruh pedagang. Wali Kota berkeinginan Pasar Raya kembali menjadi pusat ekonomi yang maju, tertata, dan membanggakan masyarakat Kota Padang.

Melalui sinergi pemerintah daerah dan dukungan pedagang, revitalisasi Pasar Raya diharapkan menjadi momentum kebangkitan perdagangan rakyat sekaligus penggerak perekonomian lokal yang berdaya saing. (*/001)