AGAM, KabaTerkini.com – Suasana penuh semangat dan harapan mewarnai panen perdana kelapa sawit Koperasi Perkebunan Sawit Tompek Tapian Kandis di Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan.
Kegiatan tersebut menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara petani, koperasi, dan perusahaan mitra dalam membangun kesejahteraan masyarakat nagari.
Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, bersama Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, hadir langsung dalam kegiatan tersebut pada Kamis (13/11).
Panen perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa sinergi dan kerja keras dapat melahirkan hasil yang menggembirakan bagi petani dan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Agam Benni Warlis mengajak seluruh petani sawit untuk segera melakukan replanting (peremajaan) kebun sawit agar produktivitas tetap terjaga.
“Bibit yang kita tanam hari ini, tiga tahun lagi sudah bisa dipanen. Jangan menunggu, kerjakan sekarang. Selain sawit, petani juga bisa tumpang sari dengan jagung bisa tujuh kali panen sambil sawit tumbuh subur.
Bupati menambahkan, dari 10 ribu hektare lahan plasma, masih banyak yang perlu diremajakan agar hasilnya lebih optimal.
“Hari ini 500 hektare sudah bisa dipanen. Ini bukti nyata bahwa kerja keras bersama menghasilkan manfaat nyata,” tegasnya.
Ia juga berharap koperasi mampu mengelola hasil kebun dengan lebih profesional bersama perusahaan mitra seperti PT AMP.
“Kita tidak hanya menanam sawit, tapi juga menanam semangat kemandirian. Sawitnya tumbuh, jagungnya panen, ternaknya berkembang, dan masyarakatnya sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kolaborasi erat antara Koperasi Tompek Tapian Kandis dan PT AMP.
“Koperasi dan PT AMP telah menunjukkan kerja sama yang baik. Terima kasih atas perhatian dan dukungan kepada masyarakat sekitar. PT AMP telah menjalankan kewajiban terhadap plasma dengan baik, bahkan berkontribusi pada pendidikan dan peningkatan SDM,” ujarnya. (*/001)






