Breaking News

Kerusakan Nagari Paninjauan Agam Usai Dihondoh Banjir Bandang, Sumber Air Tertutup

KABATerkini.com
×

Kerusakan Nagari Paninjauan Agam Usai Dihondoh Banjir Bandang, Sumber Air Tertutup

Sebarkan artikel ini

Kerusakan Nagari Paninjauan Agam Usai Dihondoh Banjir Bandang, Sumber Air Tertutup

AGAM, KabaTerkini.com – Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, SE, M.Com, bersama rombongan yang terdiri dari Kalaksa BPBD, Kadis Sosial, Kadis PUTR dan Kadis Pertanian, meninjau langsung lokasi bencana hidrometeorologi di Nagari Koto Kaciak, Selasa (25/11).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup menegaskan pentingnya penanganan cepat untuk menjamin keselamatan warga. Ia menginstruksikan pendirian dapur umum bagi masyarakat Nagari Koto Kaciak sebagai upaya memastikan kebutuhan konsumsi warga terdampak tetap terpenuhi.

Selain itu, Wabup memerintahkan agar relokasi segera dilakukan bagi masyarakat yang bermukim di area pinggir sungai yang rawan bencana susulan. Ia juga mengarahkan pendirian tenda darurat dan menekankan bahwa penyelamatan jiwa adalah prioritas utama.

Baca Juga  Baru Saja Terjadi! Gempa Kuat 6,0 M Guncang Sulawesi Tengah, Laut Poso Bergetar

Setelah dari Koto Kaciak, Wabup melanjutkan peninjauan ke Nagari Paninjauan, salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang. Di lokasi ini, Wabup langsung melakukan koordinasi lapangan.

Ia bahkan menghubungi Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) Padang, Naryo Widodo, melalui sambungan seluler saat berada di lokasi bencana Paninjauan, untuk menyampaikan permintaan bantuan alat berat guna percepatan penanganan material dan pembukaan akses yang tertutup.

Adapun dampak kerusakan yang teridentifikasi di Nagari Paninjauan meliputi:
• 2 titik jalan tertutup material
• 3 kolam renang tertimbun
• Sawah/ladang ±5 Ha tertimbun
• 3 saung hancur
• 1 café tertimbun
• Kolam ikan ±1 Ha tertimbun
• Akses air bersih putus

Baca Juga  Tak Boleh Ada Lagi! Pemerintah "Suntik Mati" Pegawai Honorer Tanggal 1 Januari 2026

Wabup menegaskan OPD terkait akan segera melakukan pendataan menyeluruh dan langkah pemulihan prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi terpadu serta kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak.

“Penanganan cepat adalah prioritas, terutama untuk keselamatan masyarakat. Pemerintah daerah akan bergerak bersama untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan infrastruktur segera dipulihkan,” ujarnya.

Dengan peninjauan langsung dan koordinasi intensif ini, pemerintah daerah berharap penanganan bencana dapat berjalan efektif, terarah, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (*/001)