AGAM, KabaTerkini.com – Hingga tadi ini, BPBD Kabupaten Agam melaporkan perkembangan terbaru penanganan bencana galodo yang melanda Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam Sumarera Barat.
Kalaksa BPBD Agam, Rahmad Lasmono, menyampaikan bahwa sebanyak 135 Kepala Keluarga telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan.
Empat titik pengungsian yang aktif hingga saat ini meliputi:
1. Masjid Nurul Falah Limo Badak
2. Masjid Nurul Sa’adah Jorong Saskand
3. Masjid Nurul Iman Jorong Bukik Malanca
4. SDN 01 Campago
Camat Malalak, Ulya Satar, melaporkan terjadinya bencana banjir (galodo) di wilayah Kecamatan Malalak hari ini sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasi terdampak berada di Jorong Toboh dan Subarang Pakan Usang, Nagari Malalak Timur.
Sebagai tindak lanjut, pihak kecamatan sementara mengevakuasi masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai menuju Pasar Malalak di Campago.
BPBD bersama perangkat kecamatan, TNI–Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi warga serta pemantauan perkembangan debit air sungai untuk mencegah risiko lanjutan.
Berikut Updade Dampak Bencana Banjir Agam hingga tadi malam, 26 November 2025;
Sejak 19 November 2025, curah hujan tinggi memicu rangkaian bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam.
Banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, serta jalan amblas terjadi di 14 kecamatan, yaitu: Banuhampu, IV Koto, Tanjung Raya, Palupuh, Palembayan, Lubuk Basung, Malalak, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Matur, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Sungai Pua, dan Baso.
- Dampak Bencana
Kerusakan masih dalam proses pendataan. Sejumlah rumah, fasilitas umum, jalan, sawah, dan infrastruktur terdampak banjir serta longsor. Angin kencang di beberapa wilayah turut menyebabkan kerusakan bangunan dan pohon tumbang. - Korban
• 1 warga hilang di Kecamatan Palupuh
• 1 warga hilang di Kecamatan Lubuk Basung
Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Pemerintah Kabupaten Agam melalui seluruh perangkat daerah, BPBD, TNI/Polri, dan relawan terus melakukan upaya penanganan darurat, evakuasi warga, membuka akses jalan, serta melakukan asesmen kebutuhan.
Pemkab Agam juga terus berupaya maksimal menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda di hampir seluruh kecamatan yang ada di Agam.
Terkait galodo di Malalak, tim gabungan telah berada dilokasi untuk penanganan cepat. Mohon doa seluruh masyarakat agar Agam segera pulih dan seluruh petugas serta warga senantiasa dalam keadaan selamat. (*/001)






