Breaking News

Kepala BNPB “Blunder” Ucapannya Tentang Banjir Sumatera, Akhirnya Minta Maaf!

KABATerkini.com
×

Kepala BNPB “Blunder” Ucapannya Tentang Banjir Sumatera, Akhirnya Minta Maaf!

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KabaTerkini.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Suharyanto akhirnya meminta maaf terkait ucapannya yang menyebut bencana banjir dan longsor Sumatera hanya mencekam di media sosial.

Permintaan maaf itu disampaikan Suharyanto setelah meninjau lokasi bencana di Tapanuli Selatan dan melihat langsung pantauan dari atas udara menggunakan helikopter.

“Saya surprise (terkejut), saya tidak mengira sebesar ini. Saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf Pak Bupati. Bukan berarti kami tak peduli,” kata Suharyanto dalam konferensi pers, Senin (01/12/25).

Baca Juga  Pemerintah Siapkan Rp1,06 T untuk Antisipasi Pengangguran "Produk Perguruan Tinggi" 2026

Ia memastikan seluruh upaya penanganan pasca bencana banjir bandang terus dilakukan pemerintah termasuk pemenuhan logistik.

Sebelumnya BNPB menjelaskan alasan bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat belum ditetapkan sebagai bencana nasional.

Suharyanto mengatakan kondisi mencekam memang terlihat di media sosial, tapi tidak demikian dengan kondisi terkini di lapangan.

Suharyanto menjelaskan sejauh ini bencana di Indonesia yang pernah ditetapkan sebagai bencana nasional adalah pandemi Covid-19 dan Tsunami Aceh 2004.

Ia meminta agar dilakukan perbandingan antara dua bencana nasional itu dengan beberapa bencana lain yang pernah terjadi.

Baca Juga  Ternyata Ada 80 Orang Tewas Saat Operasi Gelap Penculikan Presiden Venezuela

Kemudian, kata Suharyanto, tidak ditetapkannya bencana nasional juga berdasarkan pertimbangan dari skala korban dan akses menuju lokasi bencana.

“Mungkin dari skala korban ya, kemudian juga kesulitan akses, rekan-rekan media bisa bandingkan saja dengan kejadian sekarang ini. Memang kemarin kelihatannya mencekam ya, kan berseliweran di media sosial, gak bisa bertemu segala macam. Tapi begitu sampai ke sini sekarang rekan media tadi hadir di lokasi dan tidak hujan,” kata Suharyanto. (*/001)