PADANG, KabaTerkini.com – Tingginya lereng perbukitan di kawasan Koto Tuo Kecamatan Pauh Kota Padang tidak menyurutkan semangat anak-anak Batu Busuk berangkat ke sekolah.
Anak-anak yang masih usia SD tersebut terpaksa mendaki dan menuruni curamnya lereng bukit tersebut, karena jalan KotoTuo sebagai akses utama menuju pemukiman mereka di Batu Busuk putus total dihantam derasnya arus Batang Kuranji, Jumat (02/01/26) lalu.

“Akibat Banjir Bandang Aliran Sungai Batang Kuranji jalan putus Sekitar 150 meter terpaksa warga Batu Busuk anak ke sekolah mendaki bukit, menyisiri bukit dan turun bukit,” ujar Yusri Latif S HI, Tokoh Masyarakat setempat.
Sebelumnya, Usar Rajo Kaciak Ninik Tanjung, salah satu warga, berharap Pemko dan Unand dapat membantu membuka akses jalan baru ini.
“Kami berharap Pemko dan Unand dapat membantu kami membuka akses jalan baru ini, sehingga kami dapat beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Ilham dan Syarizal, warga lainnya, juga meminta hal yang sama. Mereka berharap akses jalan baru ini dapat segera dibuka agar warga dapat mengakses kebutuhan pokok dan layanan kesehatan dengan lebih mudah.
Saat ini akses ke Batu Busuk dan Koto Tuo Putus Total akibat banjir bandang, Jumat (02/01/26) sore. Jika jalan alternatif tidak disegerakan, dipastikan kehidupan warga Batu Busuk juga lumpuh total.
“Di samping pemukiman warga, ada sekolah di dalam (Batu Busuk). Juga ada PLTA Kuranji milik PT Semen Padang,” ujar warga setempat menambahkan. (*/001)






