PADANG, KabaTerkini.com – Ekspor Sumatera Barat lesu jelang akhir tahun kemarin. Ini terlihat aktivitas bongkar muat barang luar negeri di Sumatera Barat (Sumbar) pada November 2025 menunjukkan pergerakan berlawanan masuk dan keluar.
Data BPS Sumbar dikutip Sabtu (10/1/2026) mencatat penurunan tajam pada barang yang dimuat, sementara barang yang dibongkar justru meningkat signifikan melalui Pelabuhan Teluk Bayur.
Berdasarkan catatan resmi, bongkar muat barang luar negeri Sumatera Barat pada November 2025 mencerminkan pelemahan arus muatan ekspor.
Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut luar negeri tercatat 265,56 ribu ton. Angka ini turun 25,19 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 354,99 ribu ton.
Penurunan bongkar muat barang luar negeri juga terlihat jika dibandingkan secara tahunan. Pada November 2024, volume barang yang dimuat mencapai 449,23 ribu ton.
Artinya, terjadi penurunan 40,89 persen dalam setahun. Seluruh aktivitas muat luar negeri ini berlangsung di Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan utama perdagangan internasional di Sumatera Barat.
Di sisi lain, arus bongkar muat barang luar negeri justru mencatat kenaikan pada aktivitas bongkar.
Selama November 2025, volume barang yang dibongkar tercatat 27,71 ribu ton. Jumlah ini meningkat 49,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 18,42 ribu ton.
Meski naik secara bulanan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, tren bongkar luar negeri masih menurun.
Pada November 2024, volume barang yang dibongkar mencapai 46,82 ribu ton. Dengan demikian, bongkaran November 2025 turun 40,81 persen secara tahunan.
Kondisi bongkar muat barang luar negeri yang berlawanan ini menunjukkan perubahan pola arus logistik internasional di Sumatera Barat.
Penurunan muatan mengindikasikan berkurangnya pengiriman barang ke luar negeri, sementara peningkatan bongkaran mencerminkan masuknya barang impor dalam jangka pendek.
Pelabuhan Teluk Bayur tetap menjadi pusat utama aktivitas bongkar muat barang luar negeri di provinsi ini.
Seluruh data muat dan bongkar perdagangan internasional tercatat berasal dari pelabuhan tersebut, tanpa kontribusi pelabuhan lain di Sumatera Barat.
Sementara itu, untuk konteks umum angkutan laut, aktivitas perdagangan dalam negeri menunjukkan dinamika berbeda.
Namun pada sektor luar negeri, November 2025 menjadi periode dengan tekanan pada sisi muatan dan lonjakan pada sisi bongkaran dibandingkan bulan sebelumnya.
Pergerakan bongkar muat barang luar negeri ini menjadi indikator penting bagi lalu lintas perdagangan internasional Sumatera Barat.
Data tersebut mencerminkan perubahan volume arus barang melalui jalur laut yang terpusat di Pelabuhan Teluk Bayur hingga akhir November 2025. (*/002)






