Nasional

Derita Pekerja Tahun 2025! Lebih 88 Ribu di-PHK, Terbanyak di Jawa Barat

KABATerkini.com
×

Derita Pekerja Tahun 2025! Lebih 88 Ribu di-PHK, Terbanyak di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KabaTerkini.com – Fakta mencengangkan terjadi selama 2025. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat 88.519 orang pekerja menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Mengutip situs Satudata Kemnaker, Jawa Barat menjadi daerah penyumbang jumlah PHK terbesar yang mencapai 18.815 orang atau sekitar 21,26 persen dari total tenaga kerja yang terkena PHK.

“Periode Januari hingga Desember 2025 terdapat 88.519 orang tenaga kerja ter-PHK, yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerja (JKP). Tenaga kerja ter-PHK paling banyak terdapat di Jawa Barat yaitu sekitar 21,26 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,” dikutip dari Satudata Kemnaker, Rabu (14/1).

Baca Juga  Banjir Susulan Kembali Terjadi, 5 Kecamatan di Aceh Timur Terendam

Setelah Jawa Barat, ada Jawa Tengah dengan angka pekerja di PHK sebanyak 14.700 orang atau 16,6 persen, dan Banten sebanyak 10.376 orang atau 11,72 persen.

Adapun angka pekerja DKI Jakarta yang terkena PHK sebanyak 6.311 orang atau 7,13 persen, diikuti Jawa Timur sebanyak 5.949 orang atau 6,72 persen dari total tenaga kerja yang terkena PHK.

Sepanjang periode 2025, jumlah PHK paling banyak terjadi pada Februari 2025 yakni 18.516 orang, diikuti angka PHK Januari 2025 yakni 10.025 orang.

Penyebab PHK Oktober 2025 beragam, meski data Kemnaker tidak merinci faktor khusus per provinsi.

Baca Juga  Cocok untuk Bisnis UMKM, Penjualan Daihatsu Gran Max Terus Meroket

Berdasarkan laporan serikat pekerja sebelumnya, beberapa faktor berkontribusi terhadap tren PHK tahun lalu. Beberapa diantaranya seperti melemahnya pesanan industri dan efisiensi perusahaan.

Faktor penutupan pabrik turut digadang sebagai penyebab dominan munculnya gelombang PHK dalam dua tahun terakhir.

Laporan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) menunjukkan tekanan ketenagakerjaan berlangsung sejak 2022. KSPN mencatat 126.160 anggotanya terkena PHK dalam periode 2022 hingga Oktober 2025.

Berikut 5 provinsi dengan jumlah PHK tertinggi sepanjang 2025:

1. Jawa Barat: 18.815 orang

2. Jawa Tengah: 14.700 orang

3. Banten: 10.376 orang

4. DKI Jakarta: 6.311 orang

5. Jawa Timur: 5.949 orang

(*/001)