PADANG, KabaTerkini.com – Usai luluh lantah diterjang banjir bandang dahsyat akhir November lalu, kini wisata pemandian Lubuk Minturun mulai bergairah kembali.
Seperti diketahui, sebelumnya objek wisata Lubuk Minturun merupakan tempat pemandian paling pavorit dikunjungi keluarga. Tempat yang berada di sisi jalan utama Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangan Kota Padang ini selalu ramai dikunjungi akhir pekan, apalagi hari libur.
Lubuk Minturun sebelumnya merupakan tempat yang asyik untuk liburan sambil mandi-mandi. Di lokasi ini ada lubuk (telaga) fenomenal yang ditempating ratusan bahkan ribua ikan yang jinak.
Kemudian di sisi lain juga ada yang agak dangkal untuk remaja, dan dangkal untuk anak-anak.
Menariknya, ada tempat duduk-duduk santai sambil makan di bawah payung besar yang berada dalam sungai.
“Jadi dulu tuh sebelum diterjang galodo, kita bisa santai-santai di sungai ini. Duduk di kursi sambil air mengalir di bawah, diiringi angin perbukitan yang sejuk,” ujar Amanda AR, salah seorang pengunjung kepada KabaTerkini.com di lokasi, Sabtu (17/01/26).
Sekarang, kondisi terkini Lubuk Minturun tidak seperti dulu lagi. Lubuk atau telaga tidak ada lagi karena sudah tertimbun material banjir bandang. Aliran sungai juga sudah berubah efek dari arus yang sangat besar dan deras.
Namun demikian, lanjut Amanda, ada hikmah di balik bencana. Meski tidak ada lubuk yang dalam lagi untuk berenang, sekarang dengan jalur sungai yang baru bisa menjadi tempat pemandian model baru bagi keluarga.
Bahkan sekarang bisa lebih aman, karena orang tua tidak cemas lagi dengan lubuk yang dalam. Aliran sungai yang baru tertata karena memang efek normalisasi yang dikerjakan oleh alat-alat berat PU.
Dengan kondisi aliran sungai yang tertata sekarang, pengunjung bisa mandi-mandi lebih savety. Begitu juga anak-anak bisa bermain air, karena debit air sungai tidak terlalu dalam.
Bahkan, banyak juga anak-anak terlihat seru bermain arung jeram dengan benan bekas di aliran sungai. Mereka berenang menikmati arung jeram dari arah hulu di bawah Jembatan Lori berarung jeram sampai ke lokasi Lubuk Minturun. (*/002)






