Kabupaten SolokNagari

Pemprov Sumbar Anggaran Rp2 Miliar untuk Pembenahan Irigasi Banda Gadang Nagari Koto Gaek Guguak

KABATerkini.com
×

Pemprov Sumbar Anggaran Rp2 Miliar untuk Pembenahan Irigasi Banda Gadang Nagari Koto Gaek Guguak

Sebarkan artikel ini

SOLOK, KabaTerkini.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melakukan gotong royong bersama masyarakat lima nagari di kawasan Banda Gadang, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (17/01/26).

Kegiatan itu dilakukan untuk membersihkan saluran irigasi Banda Gadang dari sedimen lumpur yang terbawa banjir dan lonsor pada akhir November tahun lalu.

Sedimen lumpur telah menyebabkan pasokan air lahan persawahan masyarakat di lima nagari di Kecamatan Gunung Talang terganggu, sehingga berdampak terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kelima nagari yang terdampak itu di antaranya, Nagari Kotogaek Guguak, Kotogadang Guguak, Jawi-Jawi Guguak, Talang dan Cupak.

“Pagi ini kita bersama Pak Bupati, Pak Bakhtul, Pak Camat dan masyarakat melakukan goro untuk membersihkan saluran irigasi Banda Gadang dari sedimen, agar aliran air bisa kembali lancar,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Gubernur kemudian menyampaikan untuk penanganan jangka panjang, tahun ini Pemprov Sumbar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar melalui PSDA untuk pembenahan saluran irigasi di lokasi tersebut. Sedangkan untuk perbaikan hulu irigasi, Gubernur juga sudah minta dukungan Bank Nagari melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi dan Menteri Ekraf Bahas Program Nagari Hub Gerakan UMKM dari Desa

“Alhamdulillah, untuk penanganan permanennya, kita sudah alokasikan anggaran sebesar 2 miliar melalui PSDA Provinsi, sedangkan untuk pembenahan Kapalo Banda kita minta dukungan CSR dari Bank Nagari,” ungkapnya

Dengan pembenahan ini, diharapkan saluran irigasi Banda Gadang dapat kembali berfungsi optimal untuk mengairi sekitar 5.500 hektare sawah masyarakat di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

“Mudah-mudahan, ini bisa kita selesai segera agar pasokan air untuk 5.500 hektare sawah masyarakat bisa kembali optimal,” kata Mahyeldi.

Sementara itu Wakil Bupati Solok, H. Candra menyampaikan terima kasih atas besarnya perhatian Pemprov Sumbar terhadap sektor pertanian di Kabupaten Solok. Menurutnya, pembenahan saluran irigasi ini tidak hanya berdampak positif untuk pengairan tapi juga bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Baca Juga  Petani Muda di Padang Terus Bertambah, Tapi Masih Sebagai Usaha Sampingan

“Terima kasih Pak Gubernur. Ini menjadi bukti, besarnya perhatian Pemprov untuk sektor pertanian,”ujar Wakil Bupati Solok, H. Chandra.

Sementara itu, Didi (43 th), salah seorang warga setempat mengatakan bencana banjir dan lonsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, telah menyebabkan pohon tumbang dan terjadi lonsoran dibeberapa titik sehingga mengakibatkan saluran irigasi Banda Gadang rusak. Beruntung, pemerintah bergerak cepat untuk melakukan pembenahan.

“Meski pun mesti menunggu solusi permanennya. Tapi kami tenang, karena sudah ada kejelasan dari pemerintah, bahkan Gubernur dan Wabup hadir langsung gotong royong bersama kami,”ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas BMCKTR, Armi; Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon; Perwakilan Bank Nagari, serta Camat Gunung Talang. (*/001)