NagariSolok Selatan

Musrenbang Sangir Jujuan Fokus Pembangunan Jembatan, Irigasi Pertanian dan Sekolah

KABATerkini.com
×

Musrenbang Sangir Jujuan Fokus Pembangunan Jembatan, Irigasi Pertanian dan Sekolah

Sebarkan artikel ini

PADANG, KabaTerkini.com Rentetan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan se-Kabupaten Solok Selatan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 telah dimulai. Sederet usulan rencana pembangunan dari seluruh kecamatan pun mulai dirangkum untuk disampaikan pada Musrenbang tingkat kabupaten.

Beberapa masukan pembangunan di Kecamatan Sangir Jujuan yang disepakati antara lain pembangunan dan rehabilitasi jembatan permanen di beberapa titik. Juga terdapat usulan untuk pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jaringan dan tali bandar untuk mendukung produktivitas petani.

Beberapa infrastruktur yang diusulkan pembangunannya seperti sarana olahraga masyarakat dan beberapa sekolah. Masyarakat juga meminta pengadaan alsintan pertanian dan bibit tanaman.

Seluruh usulan ini disampaikan dan dirangkum dalam kegiatan pra-Musrenbang yang telah diadakan pada 2 Februari 2026 yang lalu.

Bupati Solok Selatan yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Umum Irwanesa mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghimpun dan menggali informasi dari aspirasi untuk menyusun dokumen perencanaan daerah.

“Kita menyadari bersama bahwa tahun 2025-2026 merupakan tahun yang penuh rintangan dan tantangan. Dinamika geo politik ekonomi global dan nasional, bencana serta kebijakan efisiensi dan rasionalisasi anggaran, menjadi tantangan yang harus kita hadapi secara bijak dan penuh kehati-hatian,” kata Irwanesa dalam sambutannya pada Musrenbang Kecamatan Sangir Jujuan di Kantor Camat, Rabu (4/2/2026).

“Namun demikian, tantangan tersebut tidak boleh melemahkan tekad dan semangat kita. Mudah-mudahan pada tahun 2027 kita berharap kondisi ini menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Menurutnya, kendati sejak 2025 telah berlaku kebijakan imperatif dalam perencanaan daerah karena mengacu pada target pembangunan pusat. Namun daerah harus terus berinovasi dan mengoptimalkan sumber daya untuk meningkatkan pelayanan dan pencapaian tujuan pembangunan kabupaten.

Tantangannya saat ini pemerintah kabupaten harus mampu menggaet program dan kegiatan yang berasal dari luar APBD, baik bersumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Dunia Usaha berupa TJSLP untuk dilaksanakan di Kabupaten Solok Selatan.

Dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan Dodi Nofrial menyebut di tengah kondisi saat ini masyarakat harus terus berpegang tangan untuk mewujudkan kemajuan Solok Selatan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Forkopimcam, OPD terkait, dan tokoh masyarakat di kecamatan tersebut. (*/001)