Breaking NewsPeristiwa

Terbaru! BPOM Umumkan 10 Obat Herbal Ilegal, Namun Laris di Penjualan Online

KABATerkini.com
×

Terbaru! BPOM Umumkan 10 Obat Herbal Ilegal, Namun Laris di Penjualan Online

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, KabaTerkini.com Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) baru saja merilis daftar obat herbal ilegal yang cukup laris di pasaran online. Masyarakat diimbau hati-hati, karena konsumsi obat ilegal samadengan pertaruhan nyawa.

Belanja obat dan suplemen secara daring memang menawarkan kepraktisan, tinggal klik, bayar, dan barang sampai di depan pintu. Namun, di balik kemudahan itu, ancaman kesehatan serius tengah mengintai.

Sepanjang tahun 2025, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) gencar melakukan patroli siber di berbagai marketplace. Hasilnya mencengangkan: ribuan akun ditemukan menjual obat ilegal tanpa izin edar resmi, mulai dari vitamin, krim kulit, hingga obat kuat.

“Ribuan tautan penjualan dari akun-akun tersebut telah di-takedown oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Indonesian E-Commerce Association (idEA),” tulis keterangan resmi BPOM, dikutip Kamis (26/02/26).

Data BPOM menunjukkan angka penjualan yang fantastis, menandakan tingginya konsumsi masyarakat terhadap produk yang keamanannya tidak terjamin ini. Wilayah DKI Jakarta hingga Kabupaten Bekasi menjadi sarang penjual terbanyak.

Baca Juga  Warga Kuranji Menjerit Kekeringan, Bendungan Gunung Nago Masih Jebol

Berikut adalah daftar 10 produk obatĀ ilegal dengan angka penjualan tertinggi:
1. Pi Kang Wang
Produk ini mencatatkan penjualan sebanyak 300.480 unit. Penjual terbanyak berada di Kabupaten Tangerang. Produk diketahui berasal dari China.

2. Swiss Paris Lotion
Sebanyak 219.736 produk terjual, dengan penjual terbanyak di Kabupaten Bekasi. Produk ini berasal dari Indonesia.

3. Wubianli
Terjual 190.199 produk, dengan penjual terbanyak di Kota Makassar. Produk berasal dari China.

4. Cream BL
Sebanyak 179.276 produk terjual. Penjual terbanyak berada di Jakarta Barat. Produk berasal dari China.

5. USA Viagra MMC
Mencatat penjualan 93.020 produk, dengan penjual terbanyak di Jakarta Pusat. Produk berasal dari China.

6. Viagra
Sebanyak 72.660 produk terjual. Penjual terbanyak di Jakarta Pusat. Produk ini disebut berasal dari Amerika Serikat.

7. Nangen Zengzhangsu
Terjual 69.953 produk. Penjual terbanyak berada di Jakarta Pusat. Produk berasal dari China.

Baca Juga  Perjuangan Tim Diskominfo Agam Pasang Starlink di Jorong-jorong Ekstrem Demi Internet Warga

8. Bronson Vitamin K2+D3 5000IU
Sebanyak 65.022 produk terjual, dengan penjual terbanyak di Jakarta Utara. Produk berasal dari Amerika Serikat.

9. Obat Setelan Gatal
Produk ini terjual 52.270 unit. Penjual terbanyak berada di Kabupaten Bekasi. Produk berasal dari Indonesia.

10. VITAGEM
Sebanyak 48.494 produk terjual. Penjual terbanyak di Jakarta Barat. Produk berasal dari Indonesia.

BPOM memperingatkan bahwa mengonsumsi obat ilegal sama saja dengan mempertaruhkan nyawa. Karena tidak melalui evaluasi resmi, produk-produk ini berisiko mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) berbahaya, dosis yang tidak akurat, hingga zat beracun yang tidak tercantum pada kemasan.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur oleh klaim berlebihan yang tidak masuk akal, seperti “hasil instan dalam waktu singkat”, “aman tanpa efek samping”, dan “100 persen herbal” tapi tak punya nomor izin edar. (*/001)