Breaking NewsInternasional

TIMUR TENGAH MEMBARA! Berbagai Negara Saling Serang Gempur Iran

KABATerkini.com
×

TIMUR TENGAH MEMBARA! Berbagai Negara Saling Serang Gempur Iran

Sebarkan artikel ini

TEHERAN, KabaTerkini.com – Perang akhirnya meletus di negara-negara Timur Tengah. Lagi-lagi Amerika Serikat bersama Israel menyerang Iran menjadi awal mula Timur Tengah kembali membara!

Lebih dari 20 dari 31 provinsi Iran jadi sasaran serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.

Hal itu diinformasikan oleh Bulan Sabit Merah Iran (IRCS), organisasi kemanusiaan nirlaba yang terafiliasi dengan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

“Hingga saat ini lebih dari 20 provinsi telah terkena dampak serangan,” kata juru bicara layanan penyelamatan nasional Mojtaba Khaledi.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Ikut Berjibaku Bersihkan Lumpur Galodo di Patamuan Malalak

Serangan gabungan AS dan Israel ke Iran memakan korban jiwa. Middle East Eye melaporkan sebanyak 51 siswi tewas akibat serangan udara di sebuah sekolah dasar di Iran Selatan.

Serangan pada Sabtu pagi itu menghantam sekolah Shajareh Tayyebeh di kota Minab, provinsi Hormozgan selatan. Para korban berusia antara tujuh dan 12 tahun, menurut kantor berita Tasnimdan Fars Iran.

Serangan udara di sekolah tersebut menyebabkan banyak orang di dalam gedung terjebak di bawah reruntuhan, menurut sumber di lapangan.

Baca Juga  Disinilah Kampung Halaman Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Imam Besar Masjidil Haram Asal Sumatera Barat

Ada 170 siswi di sekolah tersebut pada saat serangan terjadi. Sejauh ini, setidaknya 45 orang juga dilaporkan terluka.

Rekaman yang diunggah oleh akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam tampaknya menunjukkan warga setempat menggali reruntuhan sekolah.

Iran membela diri dengan melakukan serangan balik dengan target sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah seperti Bahrain, Qatar, hingga Uni Emirat Arab (UEA). Ledakan juga terjadi di Riyadh, Arab Saudi. (*/001)